Variasi Kegiatan 15 Menit Membaca
1. Membacakan nyaring (read aloud)
Guru yang membacakan buku dengan nyaring kepada siswa akan menjadi teladan membaca yang baik. Keteladanan guru adalah kunci penting tumbuhnya budaya literasi di sekolah.
•Dengan menyimak buku yang dibacakan nyaring oleh guru, rentang perhatian siswa meningkat dan konsentrasi belajar mereka pun menjadi lebih baik.
• Kegiatan guru membacakan nyaring kepada siswa meningkatkan kedekatan hubungan guru dan siswa. Kegiatan membacakan nyaring yang dilakukan sebelum pembelajaran membuat suasana kelas menjadi menyenangkan dan meningkatkan semangat siswa mengikuti pembelajaran.
Sebelum kegiatan 15 menit membaca, guru dapat mempelajari buku yang akan dibacakan untuk mempelajari konten cerita dan merencanakan irama dan intonasi suara.
• Selama membacakan buku, guru perlu tetap berinteraksi dengan siswa dan menanggapi respon mereka. Setelah membacakan buku, guru dapat memberikan pertanyaan untuk mengeksplorasi tanggapan siswa terhadap buku, mendiskusikan kata-kata sulit, atau mendiskusikan isi buku tersebut.
2. Membaca mandiri atau membaca dalam hati.
Kegiatan membaca mandiri yang dilakukan setiap hari dapat mengembangkan kekayaan kosakata siswa, mengenalkan siswa kepada ragam struktur bahasa, dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa (Gardiner,20015).
Pada kegiatan 15 menit membaca, siswa membaca buku yang mereka sukai. Selama siswa membaca, penting bagi guru untuk ikut membaca bersama siswa. Setelah membaca, siswa dapat menuliskan nama penulis, judul buku, nomor halaman (apabila membaca beberapa halaman buku), juga komentar singkat mereka pada jurnal harian.
Setiap guru sebaiknya juga memiliki jurnal membaca harian. Guru dapat meminta beberapa siswa untuk menceritakan buku (atau penggalan buku) yang dibacanya. Guru pun dapat berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif, analisis, dan kritis:
Variasi Kegiatan 15 Menit Membaca di Sekolah
Apa yang kamu sukai dan tidak disukai dari buku ini?
Apakah buku ini mengingatkanmu pada buku lain yang sejenis?
Apa pendapatmu mengenai judul buku ini? Bagaimana hubungannya dengan isi buku ?
Apa pendapatmu tentang sampul buku? Seberapa baik sampul buku menyampaikan tentang isi buku? Jika buku
telah diterbitkan dengan sampul yang berbeda, mana yang lebih kamu sukai?
Apa yang ingin disampaikan penulis buku ini?
Apakah kamu pernah menemui seseorang yang sifatnya mirip dengan tokoh dalam buku ini?
Apakah kejadian dalam buku ini nyata? Bagaimana menurutmu?
Bagian buku mana yang paling menarik?
Bagaimana pendapatmu tentang panjang isi buku? Jika terlalu panjang, bagian mana yang akan kamu pangkas?
Jika terlalu pendek, apa yang akan kamu tambahkan?
Jika kamu memiliki kesempatan untuk bertanya kepada penulis buku ini, apa yang ingin kamu tanyakan?
Apa buku lain dari penulis ini yang telah kamu baca? Mana yang lebih kamu sukai?
Akankah kamu akan merekomendasikan buku ini kepada orang lain?
1. Membacakan nyaring (read aloud)
Guru yang membacakan buku dengan nyaring kepada siswa akan menjadi teladan membaca yang baik. Keteladanan guru adalah kunci penting tumbuhnya budaya literasi di sekolah.
•Dengan menyimak buku yang dibacakan nyaring oleh guru, rentang perhatian siswa meningkat dan konsentrasi belajar mereka pun menjadi lebih baik.
• Kegiatan guru membacakan nyaring kepada siswa meningkatkan kedekatan hubungan guru dan siswa. Kegiatan membacakan nyaring yang dilakukan sebelum pembelajaran membuat suasana kelas menjadi menyenangkan dan meningkatkan semangat siswa mengikuti pembelajaran.
Sebelum kegiatan 15 menit membaca, guru dapat mempelajari buku yang akan dibacakan untuk mempelajari konten cerita dan merencanakan irama dan intonasi suara.
• Selama membacakan buku, guru perlu tetap berinteraksi dengan siswa dan menanggapi respon mereka. Setelah membacakan buku, guru dapat memberikan pertanyaan untuk mengeksplorasi tanggapan siswa terhadap buku, mendiskusikan kata-kata sulit, atau mendiskusikan isi buku tersebut.
2. Membaca mandiri atau membaca dalam hati.
Kegiatan membaca mandiri yang dilakukan setiap hari dapat mengembangkan kekayaan kosakata siswa, mengenalkan siswa kepada ragam struktur bahasa, dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa (Gardiner,20015).
Pada kegiatan 15 menit membaca, siswa membaca buku yang mereka sukai. Selama siswa membaca, penting bagi guru untuk ikut membaca bersama siswa. Setelah membaca, siswa dapat menuliskan nama penulis, judul buku, nomor halaman (apabila membaca beberapa halaman buku), juga komentar singkat mereka pada jurnal harian.
Setiap guru sebaiknya juga memiliki jurnal membaca harian. Guru dapat meminta beberapa siswa untuk menceritakan buku (atau penggalan buku) yang dibacanya. Guru pun dapat berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif, analisis, dan kritis:
Variasi Kegiatan 15 Menit Membaca di Sekolah
Apa yang kamu sukai dan tidak disukai dari buku ini?
Apakah buku ini mengingatkanmu pada buku lain yang sejenis?
Apa pendapatmu mengenai judul buku ini? Bagaimana hubungannya dengan isi buku ?
Apa pendapatmu tentang sampul buku? Seberapa baik sampul buku menyampaikan tentang isi buku? Jika buku
telah diterbitkan dengan sampul yang berbeda, mana yang lebih kamu sukai?
Apa yang ingin disampaikan penulis buku ini?
Apakah kamu pernah menemui seseorang yang sifatnya mirip dengan tokoh dalam buku ini?
Apakah kejadian dalam buku ini nyata? Bagaimana menurutmu?
Bagian buku mana yang paling menarik?
Bagaimana pendapatmu tentang panjang isi buku? Jika terlalu panjang, bagian mana yang akan kamu pangkas?
Jika terlalu pendek, apa yang akan kamu tambahkan?
Jika kamu memiliki kesempatan untuk bertanya kepada penulis buku ini, apa yang ingin kamu tanyakan?
Apa buku lain dari penulis ini yang telah kamu baca? Mana yang lebih kamu sukai?
Akankah kamu akan merekomendasikan buku ini kepada orang lain?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar